Pemeriksaan Sedimen Urine Bagian 1

0 komentar

Prinsip Pemeriksaan :
Berat jenis unsur-unsur sedimen organik dan non-organik lebih besar daripada jenis urine sehingga dengan sentrifugasi maka zat-zat tersebut akan mengendap

Tujuan Pemeriksaan :
 Menemukan adanya unsur-unsur sedimen organik dan tak organik dalam urine secara mikroskopik.

Persiapan pasien :
Pasien dilarang mengkonsumsi obat-obat sulfa

Alat yang dipakai :
- Sentrifus
- Mikroskop
- Kaca objek
- Kaca penutup
- Pipet

Prosedur Pemeriksaan :
a. Kocok urine dalam botol agar bila ada sedimen akan tercampur rata
b. Masukkan 5ml urine yan telah dicampur rata kedalam tabung sentrifus.Kemudian sentrifus selama 5 menit dengan kecepatan 2000 rpm
c. Tuanglah cairan bagian atas sehingga volume cairan dan sedimen menjadi kira-kira 1 ml atau 1/2 ml. Kocoklah tabung untuk mencampur kembali sedimen
d. Dengan menggunakan pipet,taruhlah 1 tetes sedimen disebelah kanan dan 1 tetes disebelah kiri kaca objek. Tutuplah masing-masing tetesan dengan kaca penutup.
e. Periksa dibawah mikroskop, mula-mula gunakan pembesaran objektif 10x (lapangan pandang kecil,LPK), kemudian dengan pembesaran objektif 40x (lapangan pandang besar,LPB). Diamati beberapa lapang pandang (1-10 lapang pandang)
Bersambung ... 
Read More >>

Pemeriksaan Keasaman / pH Urine

0 komentar

Prinsip pemeriksaan
Perubahan warna pada kertas indikator bila dalam suasana keasaman tertentu

Tujuan
Untuk mengetahui derajat keasaman urine

Persiapan pasien
Tidak diperlukan persiapan khusus

Alat yang diperlukan
Kertas lakmus merah/biru

Cara pemeriksaan
- Kertas lakmus merah atau biru dibasahi dengan urine yang diperiksa
- Ditunggu selama 1 menit, perhatikan perubahan warna yang terjadi

Pelaporan
- Reaksi urine asam : jika lakmus biru menjadi merah
- Reaksi urine basa : jika lakmus merah berubah menjadi warna biru
- Reaksi urine netral : jika lakmus merah/biru tidak mengalami perubahan warna
Read More >>

Kejernihan Urine

1 komentar

Prinsip pemeriksaan
Memeriksa kejernihan urine secara langsung

Tujuan
Untuk menentukan apakah urine tersebut keruh pada waktu dikeluarkan atau setelah didiamkan

Persiapan pasien
Pasien jangan terlalu banyak makan protein

Alat yang diperlukan
Tabung reaksi

Cara pemeriksaan
- Masukkan urine kedalam tabung reaksi sebanyak 3/4 bagian tabung
- Dilihat dengan latar belakang hitam dan dengan penerangan cahaya matahari atau lampu yang terang
- Dilihat kejernihannya apakah terdapat kekeruhan

Pelaporan
Dinyatakan dengan jernih,agak keruh,keruh, atau sangat keruh

Catatan
a. Nilai Normal
Urine yang baru dikeluarkan tidak berwarna atau jernih

b. Kesalahan yang terjadi disebabkan karena
- Tabung reaksi kotor
- Melihat tidak ditempat yang terang
Read More >>

Bau Urine

0 komentar

Prinsip pemeriksaan
Adanya bau yang ada cukup bermakna dalam membantu diagnosa

Tujuan pemeriksaan
Mengetahui bau urine

Cara pemeriksaan
- Masukkan sampel urine kedalam tabung reaksi yang bersih sebanyak 3/4 bagian tabung
- Dibau sampel urine yang berada dalam tabung reaksi
Read More >>

Warna Urine

0 komentar


Prinsip pemeriksaan
Menggambarkan rupa urine, dilakukan secepatnya setelah urine dikeluarkan, dengan cahaya tembus urine dinyatakan dengan kuning,coklat, jernih atau keruh pada waktu dikeluarkan.

Tujuan pemeriksaan
Untuk mengetahu warna urine

Prosedur pemeriksaan
- Masukkan sampel urine kedalam tabung reaksi yang bersih sebanyak 3/4 bagian tabung
- Sampel urine dilihat dengan posisi miring pada cahaya tembus (matahari / lampu yang terang)

Pelaporan
Dinyatakan dengan tidak berwarna,kuning muda, kuning bercampur merah, merah, putih serupa susu dan lain-lain.

Catatan
a. Nilai normal : warna kuning muda sampai kuning tua
b. Kesalahan yang terjadi disebabkan karena hal berikut :
- Melihat warna urine tidak pada tempat yang terang
- Terlambat melakukan pemeriksaan, sehingga warna menjadi gelap
c. Zat yang mempengaruhi warna urine
- Kuning : Urobilin urochrom (Bilirubin)
- Hijau : Indicant (Methylene Blue & Evan's Blue)
- Coklat : Urobilin (Bilirubin,Hematin,Porfobilin)
- Merah : Uroeritrin (Hb, Porfirin)
- Putih susu : Urat, Phosphat (Pus, Getah Phosphat)
Read More >>

Volume Urin

0 komentar

Tujuan Pemeriksaan Volume Urin :
Mengetahui daya kerja ginjal

Prinsip pemeriksaan :
Banyaknya urin yang dikeluarkan ginjal dalam 24 jam. Tergantung dari beberapa faktor dan pembacaannya pada miniscus bawah dari gelas ukur.

Prosedur pemeriksaan :
  1. Pada jam/ waktu hari pertama,pasien kencing dan specimen dibuang, waktu kencing dicatat pada tempat penampung.
  2. Semua specimen setelah itu dikumpulkan denga hati-hati ke dalam wadah selama 24 jam berikutnya
  3. specimen yang terakhir tepat 24 jam sesudah kencing yang pertama kali ditamp[ung
  4. Ukur volumenya dengan gelas ukur
Read More >>

Berat Jenis Urin

0 komentar

Prinsip pemeriksaan :
Berat jenis urin diukur dengan urinometer dengan skala 1.000 - 1.060 (Berat jenis Ag:1.060 pada suhu 20º celcius) dimana berat jenis urin harus diperhatikan kondisinya terhadap hasil yang diperoleh

Prosedur pemeriksaan :
40 ml urin masukkan gelas ukur
Lepas pelan-pelan urinometer ke dalam gelas ukur

Pembacaan :
Rumus : Berat jenis terbaca + (suhu kamar - suhu kamr)/3 x 0,001

contoh aplikasi soal :
Suhu kamar : 33º C
Suhu tera : 20º C
Berat jenis terbaca : 1,011

Berat jenis :
=Berat jenis terbaca + (suhu kamar - suhu kamar)/3 x 0,001
=1,011 + (33-20)/3 x 0,001
=1,015
Read More >>
Copyright © Analis Kesehatan